Selasa, 08 Januari 2013

Hujan Deras, Jokowi Melayat Keluarga RI

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo melayat keluarga bocah diduga korban perkosaan, RI (11), di Rawa Bebek, Cakung, Jakarta Timur, Senin (7/1/2013). Dengan menggunakan setelan kemeja putih dan mobil Innova hitam B 1592 NKR, Jokowi tiba di lokasi pada pukul 14.00 WIB.

Seperti biasa, kedatangan orang nomor satu di DKI itu selalu menyedot perhatian warga. Saat Jokowi tiba, cuaca di lokasi pun dalam keadaan hujan deras. Para warga pun dengan sukarela basah-basahan, berlari-lari, dan berusaha untuk sekadar mendekati, bersalaman, atau berfoto bersama Jokowi. Suasana hujan deras, gang sempit, dan jalanan becek menjadi tantangan tersendiri bagi para pewarta yang harus berlomba-lomba dengan para warga untuk dapat mendekati Jokowi.

Akhirnya Jokowi tiba di rumah Sunoto, ayah RI (11), yang diduga korban perkosaan. Di rumah yang sangat sederhana dan semi-permanen dengan penerangan yang kurang dan bagian terasnya hanya dilindungi oleh terpal untuk melindungi dari derasnya hujan yang turun, di situlah tempat RI sehari-hari beraktivitas. Jokowi langsung disambut oleh keluarga besar RI, termasuk Sunoto.

Jokowi berbicara cukup lama dengan Sunoto yang saat itu terlihat cukup kumal dan menggunakan batik sederhana. Sebelumnya, saat masih berada di Balaikota Jakarta, Jokowi pun berjanji untuk menemui keluarga korban untuk melayat dan memberikan santunan kepada keluarga RI sebagai tanda berbelasungkawa.

"Ya, saya atur. Sekarang ramai-ramai hehe," kata Jokowi.

RI, yang diduga menjadi korban tindakan kekerasan seksual, meninggal dunia di ruang ICU (Intensive Care Unit) Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan (RSUPP) dalam kondisi koma. Sebelumnya, RI didiagnosis dokter mengalami infeksi pada bagian otak, meski dokter belum berhasil menemukan apakah infeksi itu akibat luka pada kemaluannya atau bukan.

RI adalah putri bungsu dari enam bersaudara pasangan suami-istri A (50) dan L (54). Mereka tinggal di lapak pemulung di Cakung, Jakarta Timur. Kondisi bocah yang duduk di kelas V SD itu dua bulan terakhir menurun drastis, hingga kejang dan mengalami penurunan suhu tubuh. Pada 29 Desember 2012 lalu, kondisi RI semakin menurun hingga akhirnya ia dibawa ke ICU RSUPP.

Saat dokter melakukan penanganan pertama, ditemukan luka lama tak tertangani pada area kemaluan bocah malang tersebut.

"Pas anak saya masuk dan diperiksa, katanya ada yang melakuin. Anak ibu sudah enggak suci lagi, gitu katanya," ujar ibunda RI saat memberikan testimoni kepada sejumlah wartawan di RS Persahabatan, Kamis (3/1/2013) siang.
Read More ->>

Jokowi Menjadi Wali Kota Terbaik Ketiga Sedunia

Joko Widodo atau Jokowi, mantan Wali Kota Surakarta yang kini menjadi Gubernur DKI Jakarta, terpilih sebagai wali kota terbaik ketiga sedunia dalam pemilihan World Mayor Project 2012. Di atas Jokowi, wali kota terbaik sedunia 2012 adalah Wali Kota Bilbao (Spanyol) Inaki Azkuna. Wali Kota Perth Lisa Scaffidi berada pada peringkat kedua.
Keputusan ini diambil menyusul pencalonan dan pemungutan suara dalam pemilihan World Mayor Project 2012 yang berlangsung selama sembilan bulan yang dilakukan panel juri yang terdiri dari para anggota Yayasan Wali Kota Sedunia (The City Mayors Foundation).
World Mayor Project ini diorganisasi sejak 2004 oleh Yayasan Wali Kota Sedunia, sebuah lembaga pemikir untuk masalah-masalah perkotaan.   
Menurut laporan harian The Western Australia, Selasa (8/1/2013), keberhasilan Scaffidi itu adalah karena keberhasilannya membawa Perth menjadi kota ketiga di Australia setelah Sydney dan Melbourne. Scaffidi pertama kali terpilih sebagai wali kota pada 2007. Sejak itu, dia dianggap berhasil membawa Perth dikenal secara internasional.
Scaffidi menggunakan sosial media sebagai alat promosi dan mengatakan menggunakan Facebook dan Twitter untuk berkomunikasi dengan warga yang tidak bisa dicapai dengan model komunikasi yang lebih tradisional.
Sementara itu, Azkuna yang menjadi Wali Kota Bilbao sejak 1999 dianggap berjasa mengubah Bilbao dari kota industri yang semakin terpuruk sebelumnya menjadi kota internasional bagi turis dan seni. Keberhasilan Bilbao dimulai pada 1997 dengan dibukanya Museum Guggenheim dan kemudian terpilihnya Azkuna sebagai wali kota dua tahun kemudian.
Terkait peringkat ketiga bagi Joko Widodo sebagai Wali Kota Surakarta, Jawa Tengah, situs resmi World Major Project menyebut keberhasilannya mengubah Surakarta dari kota yang banyak tindak kriminal menjadi pusat seni dan budaya, yang kemudian berhasil menarik turis internasional untuk datang.
Menurut situs tersebut, kampanye Joko Widodo melawan korupsi membuat dia juga dikenal sebagai politisi paling jujur di Indonesia.
Berikut para wali kota yang berada dalam 10 peringkat dunia: 1. Iñaki Azkuna, Bilbao, Spanyol; 2. Lisa Scaffidi, Perth, Australia; 3. Joko Widodo, Surakarta, Indonesia; 4. Régis Labeaume, Québec City, Kanada; 5. John F Cook, El Paso, AS; 6. Park Wan-su, Changwon City, Korea Selatan; 7. Len Brown, Auckland, Selandia Baru; 8. Edgardo Pamintuan, Angeles City, Philippines; 9. Mouhib Khatir, Zeralda, Aljazair; 10 Alfonso Sánchez Garza, Matamoros, Mexico.
Read More ->>

Hawa Panas di Australia

Musim panas di Australia membawa hawa gerah bahkan cenderung teramat panas. Paling tidak menurut catatan Biro Meteorologi New South Wales (NSW), hawa panas itu mencapai angka 43 derajat Celcius. Lembaga itu mengatakan, sampai dengan Selasa (8/1/2013), sebagaimana warta ABC, adalah hari terpanas ketiga.

Tak hanya itu, biro tersebut juga mengatakan lantaran panas tersebut, Austral?ia kini dikepung oleh serangkaian kebakaran semak. Kejadian itu menimbulkan banyak korban. Setidaknya, polisi di Negara Bagian Tasmania masih mencari warga yang hilang sejak seminggu silam lantaran kebakaran tersebut. Pihak pemadam kebakaran Tasmania dalam laporannya menyatakan sudah 100 rumah hangus terbakar sejak seminggu terakhir.

Lantaran cuaca panas itu, Perdana Menteri Australia Julia Gillard di Hobart mencanangkan pemberantasan kebakaran semak. "Semua warga Australia harus membantu memerangi kebakaran tersebut,"katanya.

Seorang pakar lingkungan dari Universitas Nasional Australia (ANU) Dr. Philip Gibbons mengatakan Australia bakal menghadapi peningkatan kerusakan hutan lantaran peningkatan suhu udara saat musim panas. Tak hanya itu, flora dan fauna Australia juga bakal menghadapi masa-masa adaptasi lantaran hawa panas itu makin meningkat dari tahun ke tahun.

Paling tidak, ada 100 kebakaran semak di NSW sampai dengan hari ini. Dari jumlah itu, 20 di antaranya sulit dimatikan. Kebakaran itu juga meluas ke Canberra dan Sydney.

Di NSW, hawa panas itu membuat ratusan anggota pemadam kebakaran dengan 70 pesawat terbang pemadam kebakaran bersiaga. Dengan tingkat kelembaban cuma 10 persen berikut tiupan angin hingga 70 kilometer per jam, NSW menghadapi kondisi tidak lazim, kata Menteri Pelayanan Gawat Darurat NSW Mike Gallagher.
Paling tidak menurut catatan Biro Meteorologi New South Wales NSW, hawa panas itu mencapai angka 43 derajat Celcius.
Read More ->>

Pakai Mobil 'Bodong', Dahlan Langgar Hukum

Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta menegaskan tidak pernah menerbitkan surat jalan untuk mobil listrik "Ferrari" Tucuxi milik Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan yang mengalami kecelakaan di Plaosan, Magetan, Jawa Timur, Sabtu lalu. Seperti diberitakan, mobil tersebut dirakit di Bengkel Kupu-kupu Malam yang berada di wilayah hukum Polda DIY.

"Kami sudah melakukan pengecekan ke setiap unit, tetapi tidak ada data mengenai pembuatan ataupun permintaan surat jalan untuk mobil tersebut," ungkap Dirlantas Polda DIY, Bambang Pristiwanto, Senin (7/1/2013) sore.

Menurut Bambang, penggunaan mobil uji coba ke jalan umum tanpa dilengkapi surat izin merupakan bentuk pelanggaran hukum. "Mobil tersebut seharusnya melewati uji kelayakan lalu setelah turun surat jalan baru boleh digunakan di jalan umum," ujarnya.

Bambang menambahkan, nomor polisi DI 19 di mobil listrik itu pun bisa dibilang ilegal alias "bodong". "Nomor polisi DI 19 itu dibuat di kaki lima, namun demikian pemeriksaan merupakan kewenangan reserse," tegasnya.

Sub Direktorat I Keamanan Negara Polda DIY AKBP Djuandani Rahardjo Puro mengatakan, sejauh ini belum ditemukan adanya tindak pidana. "Pihak kepolisian Yogyakarta hanya membantu Polda Jawa Timur dan saat ini baru proses mencari tahu, belum meminta keterangan dari pihak Bengkel Kupu-kupu Malam," tegasnya.
Read More ->>

Kronologi Tabrakan Tucuxi Dahlan

Dalam perjalanan dari Solo ke Surabaya, mobil listrik Tucuxi  yang dikendarai Menteri BUMN Dahlan Iskan mengalami kecelakaan. Akibat rem blong, Dahlan memilih untuk menabrakkannya ke tebing.Seperti dituturkan oleh Humas Kementerian BUMN Faisal Halimi kepada Kompas.com, Dahlan memang menyetir mobil tersebut secara hati-hati. "Kecepatan menyetirnya pun juga tidak ngebut, cuma sekitar 60-80 km/jam," kata Faisal melalui sambungan telepon di Jakarta, Sabtu (5/1/2013).
Menurut Faisal, kecelakaan itu terjadi di Desa Plaosan Magetan Jawa Timur. Daerah itu merupakan daerah turunan tajam, setelah melalui tanjakan tajam di sekitar Tawangmangu. Saat itu, Dahlan sedang mengemudikan "Ferrari" turun dari kawasan Cemoro Sewu. Kendaraan yang dikemudikannya berjalan cepat, apalagi karena daerah terrsebut merupakan turunan tajam.
"Tapi semakin direm, mobilnya malah tidak berhenti. Diinjak juga tidak berfungsi. Makanya bapak (Dahlan) harus langsung ambil keputusan," katanya sambil menirukan ucapan Dahlan.
Saat itu, keputusannya ada dua. Yaitu tetap melaju di jalanan turunan atau menabrakkannya ke tebing. Bila harus melaju terus di jalanan turunan, bisa jadi Dahlan akan menabrak mobil yang ada di depan.
Setelah berkonsultasi dengan rekan semobilnya yaitu Ricky Elson, maka Dahlan memilih opsi kedua, yaitu menabrakkannya ke tebing. Opsi itu dianggap akan memiliki risiko paling ringan dibanding opsi lain. "Dengan menabrakkannya ke tebing, maka kalau saya dan Ricky sampai meninggal dunia di tempat, maka saya tidak merugikan orang lain," ucap Dahlan yang ditirukan Faisal.
Ricky Elson ini merupakan putra Indonesia dan ahli perancang motor listrik lulusan Jepang yang telah dibiayai Dahlan Iskan untuk mengembangkan teknologi motor listrik.
Ricky ini menjadi teman sekaligus menjadi pemandu Dahlan saat berada di dalam mobil "Ferrari". Maklum, mobil listrik tersebut hanya cukup menampung dua orang penumpang. "Jadi ini tidak ada hubungannya dengan listrik. Mobil ini hanya kena masalah di rem saja," katanya.
Setelah menabrakkan ke tebing, ternyata mobil tersebut tidak berhenti begitu saja. Mobil masih melaju dan menabrak tiang listrik di sekitarnya. Beruntung mobil Isuzu Panther yang ada di depan tiang listrik tidak diseruduk Ferrari tersebut.
Dahlan pun sempat bertanya ke pengemudi Panther tersebut. "Apakah Anda tidak apa-apa? Ternyata pengemudi itu tidak apa-apa. Mobilnya juga tidak penyok, meski nyaris menabrak," katanya.
Kemudian Dahlan sempat memegangi kepalanya, pipinya dan menyapa Ricky yang ada di sebelahnya. Ternyata Dahlan dan Ricky tidak apa-apa. "Kondisi saya baik. Saya merasa dapat anugerah dari Tuhan. Dulu saya selamat dari penyakit kanker hati. Sekarang selamat dari kecelakaan ini. Bahkan lecet pun tidak," ceritanya Dahlan.
Lantas, Ricky ikut menyelamatkan Dahlan karena bagian depan dan kaca atas mobil tersebut rusak parah. Beruntung Dahlan dan Ricky juga tidak terpental dari mobil. Kini mobil tersebut sudah diamankan oleh pihak Polres setempat untuk diperiksa kelayakannya. Apakah ada indikasi kesalahan tertentu atau murni rem blong biasa
Read More ->>

Soal Pelat Nomor, Dahlan Anggap Hanya Aksesoris

Menteri BUMN Dahlan Iskan menganggap bahwa pelat nomor bodong dengan kode DI 19 yang dipasang pada mobil listriknya hanya aksesori semata. Jadi bukan pelat nomor resmi.
Jadi itu sama saja kayak Anda menempel stiker Mike Jagger saja.
"Itu hanya aksesori biasa. Soalnya saya juga bingung, itu siapa yang berhak memberi (izin pelat nomornya). Itu kan aturannya (untuk mobil listrik) belum ada. Jadi itu sama saja kayak Anda menempel stiker Mike Jagger saja," kata Dahlan saat konferensi pers di Gallery Cafe di Jakarta, Selasa (8/1/2013).
Menurut Dahlan, hingga saat ini pihaknya juga belum mengetahui aturan tentang mobil listrik apakah bisa keluar dengan segera atau tidak. Namun dengan ketiadaan aturan itu, menurut Dahlan, maka izin soal pelat nomor dan lain-lain juga belum bisa dilakukan. Sehingga pihaknya akan menunggu regulasi mobil tersebut tuntas dan akhirnya pelat nomor resmi bisa segera dikeluarkan.
"Itu hanya filosofi saya saja. DI itu Dahlan Iskan dan 19 itu jumlah huruf dari kata Basmalah yang berjumlah 19 huruf," tambahnya.
Diberitakan sebelumnya, mobil listrik yang dikendarai Dahlan mengalami kecelakaan di Dusun Ngerong, Desa Dadi, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, sekitar pukul 15.30 WIB, Sabtu (5/1/2013). Rencananya, mobil ini akan dibawa pulang Dahlan ke Magetan.
Mobil Dahlan saat itu menggunakan pelat nomor DI 19. Kepolisian menyatakan akan menelusuri asal pelat bernomor DI 19 yang dipasang di mobil listrik Tucuxi milik Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan. Sebab, Kepolisian tidak pernah mengeluarkan pelat nomor tersebut.
"Masih ditelusuri terkait tanda nomor kendaraan oleh tim Lakalantas Polres. Nanti (dilakukan) penelusuran lebih lanjut," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal (Pol) Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Minggu (6/1/2013).
Sebelumnya, Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Wahyono mengatakan, kepolisian memang tidak memberikan pelat nomor tersebut karena mobil tersebut belum memiliki sertifikat uji tipe. Wahyono menambahkan, Indonesia juga tidak memiliki kode wilayah "DI" untuk pelat nomor kendaraan bermotor.
Read More ->>

Mobil Listrik Harus Siap Mei

Menteri BUMN Dahlan Iskan menyatakan, proyek mobil listrik tetap akan dilajutkan. Bahkan, kata dia, mobil listrik itu akan diluncurkan pada bulan Mei 2013, setelah dibuat peraturan tentang mobil listrik."Rencana ini sesuai keinginan Pak Presiden. Mobil listrik harus diluncurkan bulan Mei. Untuk itu, mobil listrik akan segera diperbaiki mulai pekan depan," kata Dahlan Iskan, Selasa (8/1/2013) di Jakarta.
Perbaikan mobil listrik ini diperkirakan memakan waktu empat bulan. "Saya bersyukur kekurangan pada mobil listrik ini diketahui sebelum mobil ini diluncurkan dan dijual ke umum," ujar Dahlan.
Menurut Dahlan, mobil listrik merupakan mobil masa depan yang akan mengurangi beban subsidi bahan bakar secara nyata. "Selain itu mobil ini tidak menimbulkan  polusi, sehingga masyarakat akan lebih sehat, dan anggaran kesehatan juga akan lebih hemat," tuturnya.
Read More ->>

Label

Diberdayakan oleh Blogger.